
TOKYO - Inilah yang terjadi jika terlalu banyak berita miring yang beredar sebelum sesuatu itu muncul. Dengan rumor yang terus melanda dirinya, Wii U akhirnya mendapati tidak dalam keadaan posisi yang bagus untuyk pemasaran konsol tersebut nantinya.
Setelah pengumuman tersebut, banyak reaksi beragam yang muncul, mulai dari yang bagus hingga yang buruk, dan menyebabkan saham raksasa industri game Jepang ini anjlok. Oleh karena itu , Nintendopun berupaya bangkit kembali dengan memamerkan judul-judul permainan baru untuk konsol Wii U besutannya.
Pengenalan permainan terbaru Nintendo ini akan dilakukan dalam ajang E3 di Los Angeles pekan depan. "Nintendo mesti berjuang keras tahun ini. Ini benar-benar masalah branding. Saya pikir banyak orang masih bingung tentang Wii U," kata pemandu pameran game X-Play, Morgan Webb. Seperti dilansir Okezone dari Associatedpress, Senin (04/06/2012).

Wajar saja hal itu terjadi, pasalnya rumor tentang kelemahan Nintendo Wii U lebih banyak beredar ketimbang kelebihan yang dimilikinya. Dan kurang adanya tanggapan dari pihak Nintendo sendiri atas isu -isu tersebut, mungkin karena pihak Nintendo berfikir dengan banyaknya rumor akan menjadi suatu gebrakan yang Wah ketika pengumuman konsol miliknya dibeberkan di ajang E3. Namun rupanya itu tidaklah semanis yang diperkirakan.
"Mereka akan sulit meyakinkan orang bahwa perangkatnya akan memberi pengalaman bermain yang lebih baik ketimbang iPad," ujarnya.

Dilansir Reuters, lebih dari 45 ribu analis, retailer, inverstor dan reporter diharapkan memadati ajang E3. Mereka juga mengaharapkan pencipta franchise Super Mario ini mengungkap detil serta harga Wii U.
Konsultan dan analis dari lembaga riset EEDAR, Jesse Divnich berpendapat bahwa Nintendo akan berfokus memamerkan judul-judul permainan legendarisnya, misalnya Super Mario, Donkey Kong dan Zelda. Karena belum banyak game yang bisa kamu mainkan untuk konsol terbaru dari Nintendo tersebut.

"Mereka harus benar-benar bermain aman dan memberikan alasan mengapa kita harus tertarik pada Wii U," pungkas Divnich.










