• Team Liquid Susul Ninjas in Pyjamas dan Team Secret Lolos ke DreamLeague Season 11 di Stockholm

    Kamis, 07 Februari 2019 16:18 | Diposting oleh, Stefanus | Kategori: e-Sport


    Team Liquid Susul Ninjas in Pyjamas dan Team Secret Lolos ke DreamLeague Season 11 di Stockholm

    Full Team Liquid

    IDGS, Kamis, 7 Februari 2019 - Performa Team Liquid di Dota 2 Pro Circuit (DPC) musim 2018/19 ini bisa dibilang mengecewakan. Gagal lolos ke Kuala Lumpur Major, mengundurkan diri dari DreamLeague Season 10 Minor dan hanya mampu finis di peringkat 7th-8th dalam Chongqing Major. Uniknya masalah Liquid utamanya disebabkan oleh hal-hal non-teknis, membuat tim dengan logo kuda putih ini kesulitan kembali ke performa puncak mereka karena tak bisa menampilkan kekuatan penuhnya. 

    Di saat performa mereka akhir-akhir ini tidaklah terlalu buruk, mereka masih menunjukkan tanda-tanda terpeleset sejak dimulainya musim baru DPC. Kualifikasi Major pertama musim ini misalnya, Liquid membuat "kejutan" dengan kalah dari Team Lithium di awal babak playoff.

    Juara The International 7 ini bangkit lagi dengan lolos ke DreamLeague Season 10 Minor, namun sayangnya mereka mengundurkan diri karena alasan kesehatan, membuat Team Liquid sama sekali tidak memperoleh poin DPC dalam set Major-Minor pertama di musim DPC 2018/2019. 

    Menuju ke Chongqing Major, pemain bintang mereka Amer "Miracle-" Al-Barkawi tak bisa tampil karena masalah pribadi, yang berujung pada Liquid hanya meraup 450 poin DPC. 

     

     

     

    Mulai Bangkit

    Akan tetapi kini mereka tampaknya mulai menapaki jalan menuju performa terbaik mereka, yang ditunjukkan lewat kualifikasi Eropa DreamLeague Season 11 Major. Sempat terpuruk kala melawan Juara Chongqing Major Team Secret di upper bracket, Liquid bangkit dengan mengandaskan Kaban dan Vega Squadron lewat 4 kemenangan tanpa balas dan lolos ke DreamLeague Season 11 bersama Team Secret dan Ninjas in Pyjamas

    Hal yang patut untuk digaris bawahi adalah Team Liquid masih berevolusi pasca kekalahan mengenaskan mereka atas Team Secret, di mana draft Clement "Puppet" Ivanov yang sangat bervariatif nan unik mampu membuat Liquid bertekuk lutut.

    Belajar dari kekalahan tersebut, Team Liquid pun mencoba variasi hero yang lebih luas dalam dua laga sisa di kualifikasi Eropa DreamLeague Season 11, seperti Bloodseeker, Chaos Knight dan Morphling. Jika tak ada halangan lagi, bisa jadi Stockholm Major akan jadi ajang pertama bagi Team Liquid musim ini untuk tampil dengan kekuatan penuh pada sebuah kompetisi Major. 

    Hasil dari kualifikasi Eropa untuk DreamLeague Season 11 fase Playoff. (Liquipedia)

     

    OG Kelimpungan Pasca TI8

    Sementara itu juara The International 8 OG secara mengejutkan dikalahkah 2-0 juru kunci Grup A Vega Squadron. OG juga menghadapi situasi yang sama dengan Team Liquid, di mana mereka tak bisa tampil dengan kekuatan penuh setelah salah satu pemainnya yang turut mengantar mereka menjuarai trofi Aegis, Anathan "ana" Pham memutuskan beristirahat dari panggung profesional Dota 2 karena alasan pribadi. Pengganti ana, Igor "iLTW" Filatov terlihat jelas tak bisa menyatu dengan gaya bermain serta kebiasaan dari para punggawa OG dan jadi titik lemah tim tersebut. 


  • Untuk memberikan komentar anda harus login atau register.
  • Komentar 0

  • idgs radio
  • Social Indogamers