• Ingin Menjadi Raja Dalam Drafting Didalam Game DotA ataupun Dota 2

    Kamis, 10 Januari 2013 14:58:42 | Diposting oleh, pipipopo | Kategori: PC | Dibaca 4831 kali


    Ada yang masih belum tahu tentang Captain Mode didalam game DotA ataupun Dota 2? Captain Mode adalah sebuah mode dalam game yang digunakan dalam sebuah pertandingan DotA atau Dota 2 khususnya dalam sebuah event ataupun tournament. Captain Mode mengharuskan seorang leader dari masing-masing team dota yang sedang bertanding untuk menentukan terlebih dahulu hero-hero apa saja yang dilarang dipakai dan hero-hero apa saja yang bisa di pakai oleh masing-masing team. Disinilah peranan seorang leader yang baik ditentukan karena proses ini yang sering disebut sebagai drafting memiliki peranan yang cukup besar dalam menentukan hasil pertandingan.

    Ingin Menjadi Raja Dalam Drafting Didalam Game DotA ataupun Dota 2


    iGk.Jakku dan NinjaMovesPro dari playdota.com menjabarkan dengan cukup detail dan baik tentang bagaimana untuk menjadi seorang drafter yang baik. Beberapa hal penting yang harus dimiliki seorang leader dalam proses drafting.


    A. Imajinasi.

    "Imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan." Einstein pernah berkata seperti itu. Kita semua tahu bahwa Earthshaker memiliki Fissure, enchant, aftershock, echo slam, tetapi justru imajinasi kitalah yang memutuskan agar kita membeli Kelen's Dager of Escape. Kita membayangkan dalam sebuah war, serangan tiba-tiba dari ES mempunyai kans yang sangat besar untuk membuat team musuh ratatatata.

    Hal ini dapat kita terapkan didalam proses hero picking. Kamu harus memiliki imajinasi yang bagus. Beberapa Kapten yang hebat bermain DotA berulang-ulang sebanyak-banyaknya hanya agar bisa menjadi seorang drafter yang baik. Leader atau kapten membutuhkan kaya pengalaman tentang Line Up Hero dan memutuskan mana yang terbaik. Bila kita tidak bisa seperti itu bagaimana? Jalan pintasnya, kita serahkan kepada imajinasi kita untuk menanganinya. 5 hal yang harus kamu bayangkan adalah:

    • Kemampuan Hero. Kamu harus bisa membayangkan kemampuan dari sebuah hero untuk memberikan kesulitan terhadap team lawan. Kamu harus membuat konsep tentang apa yang bisa dilakukan sebuah hero. Sebagai contoh: Pugna dapat menghancurkan tower musuh yang tidak dijaga dengan sangat cepat menggunakan Blast. Alchemist, bila farm dengan baik, dapat menjadi hero yang sangat menyakitkan dan sangat susah untuk dibunuh. Kamu harus tahu kemampuan dari sebuah hero, hal ini sangat berpengaruh saat kita membayangkan Hero Counternya.
    • Hero Counter. Hero counter adalah sebutan bagi beberapa hero yang dapat memberikan kesulitan yang sangat berarti pada hero-hero tertentu. Kami harus bisa berimajinasi membayangkan kesulitan yang akan ditimbulkan oleh hero-hero tersebut. Kamu harus bisa membayangkan kira-kira counter apa saja yang akan kamu hadapi. Kami bisa saja membayangkan Jakiro sebagai counternya Pugna untuk mempertahankan sebuah tower. Kamu juga bisa membayangkan Sladar sebagai counternya Alchemist dengan cara mengurangi armornya di lategame. Kami dapat membayangkan apa saja yang kira-kira dapat memberikan counter terhadap beberapa hero. Beberapa efektif, beberapa gagal. Saat gagal, hal terpenting yang kamu dapatkan adalah pengalaman dari kesalahan tersebut dan kamu memiliki ide yang baru. Hal ini tidak dapat dipelajari secara instant, apalagi untuk menjadi Kapten DotA yang profesional, tetapi hal diatas akan memberikan gambaran bagaimana pengalaman akan kekalahan dari sebuah game DotA akan membuat kamu maju.
    • Laning. Laning sangat penting. Kamu juga harus bisa berimajinasi bagaimana caranya agar setiap lane akan menguntungkan bagi team kamu. Kamu harus tau bagaimana caranya mendominasi sebuah lane walau kadang kita juga harus tau bagaimana caranya survive dari sebuah lane. Entah itu solo lane, trilanes, kamu harus membayangkan kemampuan hero musuh dan mengambil keuntungan dari kelemahan mereka.
    • Cara mendapatkan kill di awal-awal game. Mengapa hero support sangat penting didalam sebuah team? Tentu saja jawabannya adalah controling map dan mendominasi di awal-awal pertandingan. Hero support sangat penting karena mereka dapat membuat sebuah team menjadi lebih mudah untuk mendapatkan kill di awal-awal game. Mereka memiliki skill yang sangat menyakitkan di level-level awal seperti disable ataupun nukes (nukes dapat diartikan skill atau ability yang dapat memberikan damage instant yang cukup besar). Sekarang kita tinggal berimajinasi bagaimana caranya untuk mendapatkan kill. Janganlah memilih 2 hero support tanpa terlebih dahulu memikirkan bagaimana kombo yang bagus untuk mereka. Sebagai contoh yang bagus, Crystal Maiden + Sven. Slow dari crystal nova dapat memberikan kesempatan bagi sven untuk melakukan hit lebih banyak. Belum lagi tambahan storm bolt dan frostbite. Contoh yang buruk adalah sebagai berikut, Earthshaker + Chen. Dalam ganking, fissure dari ES dapat menghalangi creep dari Chen sehingga musuh keburu kabur. Masih ada hero lain yang memiliki perpaduan yang lebih baik untuk Earthshaker ataupun Chen. Bukannya mereka tidak boleh di pick secara bersamaan. Dalam sebuah games antar pro player pernah kok Chen dan Earthshaker dipakai dalam sebuah team, tetapi mereka tidak fokus dan berharap untuk ganking. Mereka memfokuskan kedua hero tersebut untuk team fight dan mereka sukses melakukannya.
    • Kamu membutuhkan sebuah konsep tentang bagaimana caranya membunuh hero lawan di awal-awal game. Jika kamu dapati akan susah untuk melakukannya dengan rencana yang telah kamu susun, maka saatnya untuk memikirkan rencana baru. Jangan pernah pick hero asal-asalan atau secara random. Lawan yang baik akan memanfaatkan kelemahan kita pada proses drafting dan dapat dipastikan mereka akan melakukannya.
    • Team fight. Bayangkan apa yang akan kamu dan team lakukan saat war. Apakah hero-hero yang kamu pilih dapat memukul rata seluruh team musuh? Atau setelah mendapatkan 3 kill, semua cara baik skill, hit dan lainnya yang bertujuan untuk mendapatkan kill sudah abis? Itulah sebabnya dalam sebuah team dibutuhkan kombinasi antara nukers dan hitter. Nuker doank tidak akan mampu untuk membunuh seluruh lawan. Sedangkan hitter doank membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat melakukan kill. Tetapi bagian yang paling penting adalah mengetahui bagaimana caranya team lawanmu dalam menghadapi sebuah war. Kemampuan hero-hero mereka dalam sebuah war juga harus diperhitungkan. Pada saat drafting, kamu harus bersiap menghadapi strategi yang akan mereka lakukan.

     

    B. Fase drafting.

    Setelah kamu belajar hal penting dalam sebuah drafting yaitu imajinasi, sekarang saatnya kita beralih ke fase draft.

    Fase ban pertama. Fase ini harus kamu manfaatkan untuk melakukan ban terhadap hero-hero yang tidak kamu inginkan dalam sebuah game. Ada beberapa alasan kenapa kamu harus melakukan ban terhadap hero-hero tersebut antara lain:

    • Hero tersebut dapat merusak rencana dan strategi team kamu.
    • Hero tersebut sangat susah untuk di counter.
    • Gertakan seolah-olah kita ingin menggunakan hero tertentu.
    • Pihak lawan sangat jago dan berpengalaman dalam menggunakan hero tersebut.

    Fase Pick pertama. Di fase ini kedua team akan memilih 3 hero dengan urutan 1-2-2-1. Sebagai contoh, team A memilih 1 hero, kemudian team B memilih 2 hero, dilanjutkan team A kembali memilih 2 hero dan terakhir team B akan memilih 1 hero. Disarankan untuk memilih hero support yang bagus terlebih dahulu dengan alasan:

    • Hero support yang bagus sangat terbatas.
    • Bertujuan untuk memberikan counter terhadap hero carry (hero yang menjadi tumpuan sebagai mesin kill) musuh.

    Jika kamu memilih hero carry terlebih dahulu, pihak musuh akan memilih hero-hero counternya. Mereka pasti akan memilih hero-hero yang fokus untuk memberikan mimpi buruk bagi hero carry kita. Namun kadangkala, pick hero carry di fase ini juga bisa, khususnya bila kita mendapatkan urutan pick 1 hero yang terakhir didalam order 1-2-2-1. Karena setelah fase ini adalah fase ban kedua, kamu dapat langsung melakukan ban terhadap hero-hero counter dari carry yang kamu miliki. Dalam fase ini, seharusnya sudah terlintas bayangan bagaimana team lawan akan bermain. Disini kamu dapat memutus strategi apa yang harus dipergunakan untuk menghadapi rencana lawan. Sebagai bahan perbandingan, dari 3 hero yang akan di pick, kamu bisa memilih hero-hero support dan 1 hero carry, atau hero yang merupakan counter bagi hero lawan. Jika berencana untuk melakukan combo, jangan pernah memberikan petunjuk atau bocoran bahwa kita akan menggunakan combo hero. Ingatlah untuk selalu mengecoh lawanmu.

    Fase ban kedua. Kebanyakan para pemain DotA pro ataupun para penikmat tontonan pertandingan DotA menganggap fase ini adalah fase favoritnya. Disini akan dilakukan proses 2 ban hero untuk masing-masing team. Yang harus dilakukan disini adalah melihat 3 hero lawan. Kita akan membayangkan kira-kira hero apa yang kurang dari komposisi lawan sehingga mereka akan menjadi sebuah team dengan hero-hero yang solid. Hero-hero tersebutlah yang harus kita ban. Sebagai contoh kecil, jika lawan memilih 3 carry hero pada fase pertama, maka lakukan ban terhadap 2 hero support bagus yang tersisa yang menurut kamu akan sangat solid bila digabung dengan 3 carry diatas. Fase ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengeleminasi hero counter dari hero yang kita pilih. Sebagai contoh, bila kita pick tinker di fase pick pertama, maka kita sebaiknya melakukan ban terhadap Night Stalker atau Puck pada fase ban kedua. Kamu juga dapat melakukan ban seperti pada fase ban pertama.

    Fase pick kedua. Difase ini kamu harus melakukan pick 2 hero terakhir kita dengan order 1-1-1-1. Bila kamu berada pada posisi pick 1 hero terakhir sebelum game dimulai, maka kamu memiliki keuntungan untuk memberikan pick yang mengejutkan lawan. Bila kamu tidak dalam posisi tadi, maka kamu harus bersiap-siap terhadap apa yang kira-kira dipilih oleh lawan. Line up kamu sudah lengkap di fase ini. Disini kamu harus memutuskan mana hero yang solo lane dan mana yang trilanes. Hero yang kamu pilih juga seharusnya melengkapi komposisi dari 3 hero yang sudah terlebih dahulu kamu pick. Skill dan ability dari hero-hero yang ada harus padu satu sama lain. Sebagai contoh bila kamu memilih Earthshaker dan Vengeful Spirit dan Windrunner di fase pertama, jangan memilih hero melee lagi karena di bagian trilanes kamu sudah ada Earthshaker yang berstatus melee. Akan sangat sulit memiliki 2 hero melee dalam posisi trilane. Kamu dapat memilih melee hero untuk mid lane, tetapi jangan untuk yang trilane lagi. Bila ada 2 melee dalam trilane maka akan menjadi passive trilanes yang akan rentan terhadap push harassment lane dari team lawan. 2 melee hero dalam sebuah trilanes juga berarti memberikan kemudahan bagi hero range lawan.

    Juga jangan lupa untuk membaca artikel mengenai 10 Kesalahan yang sering dilakukan pada proses draft Hero pada DotA atau Dota 2Itulah sedikit tips dan ilmu untuk kita agar dapat menjadi drafter yang baik. Masih banyak hal-hal yang tidak bisa dipelajari secara tertulis atau diajarkan, harus didapatkan dari kayanya pengalaman dalam bermain DotA atau Dota 2. Kamu juga harus membaca tentang Bagaimana Cara Untuk Menjadi Kapten Team DotA atau Dota 2 yang Baik. Tetap semangat! Inh 

  • Untuk memberikan komentar anda harus login atau register.
  • Komentar 0

  • online support
  • idgs radio
  • Social Indogamers