• Dota 2 Bucharest Minor: BOOM ID Tak Kuasa Membendung Juara TI8

    Kamis, 10 Januari 2019 17:18 | Diposting oleh, Stefanus | Kategori: e-Sport


    Dota 2 Bucharest Minor: BOOM ID Tak Kuasa Membendung Juara TI8

    Kalah Pengalaman, Mental, dan Strategi

    IDGS, Kamis, 10 Januari 2019 - Hari kedua dari Bucharest Minor dibuka oleh pertandingan antara juara The International 2018 OG Red Bull melawan tim asal Indonesia BOOM ID. Dengan perbedaan pengalaman dan strategi yang jauh, tidak mengejutkan ketike OG mampu mem-sweep clean BOOM ID. 

    • Match 1

    BOOM ID memulai pertandingan pertama dengan gemilang. Juggernaut (Randy 'Fervian' Muhammad Sapoetra) mampu mencuri first blood dilanjutkan dengan rentetan kill yang membuat BOOM ID mendominasi permulaan permainan. Merek sempat unggul 20 kill sebelum kemudian kelemahan Khezcute dan kawan-kawan mulai terlihat di pertengahan pertandingan, yakni kurangnya pengalaman dan strategi.

    Mereka seolah bingung harus berbuat apa dengan keunggulan yang begitu jauh, dan malah membiarkan OG mencuri bunuh hero-hero BOOM ID satu demi satu hingga akhirnya OG memenangkan perang besar pertama mereka. Sejak itu, mereka tak terbendung. Razor yang dikendalikan Topis 'Topson' Taavitsainen cukup keras membuatnya sulit dibunuh oleh BOOM ID, dan juga mencuri banyak damage dari Juggernaut. 

    Khezcute yang menggunakan signature heronya Skywrath Mage bersama dengan Lina (Sera) sempat menyumbang banyak damage di awal namun memasuki fase akhir permainan damage yang mereka berikan ke lawan mulai tak terasa. OG yang telah mengendalikan ritme permainan dengan mudah membalikkan keadaan dan menuntaskan perlawanan BOOM ID pada menit 35. 

    • Match 2

    Tak seperti pertandingan pertama, pertandingan kedua kembali membuktikan kurangnya pengalaman dan pengetahuan strategi BOOM ID. Kesalahan draft fatal membuat mereka harus membayar mahal di mana mereka membiarkan OG mendapatkan Timbersaw tanpa memiliki counternya sama sekali.

    Topson dengan mudah membuat Kunka yang dimainkan Sera jadi bulan-bulanan di lini tengah. Begitu Topson mendapat Bloodstone dan Holy Locket, BOOM ID tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa melihat Topson merangsek jauh ke dalam di lini tengah. Kedatangan Johan 'N0tail' Sundstein dan kawan-kawan membantu Topson semakin mempercepat kekalahan BOOM ID. Pada akhirnya mereka menyerah kalah pada menit ke-20 dengan perbedaan kill antara BOOM ID dan OG mencapai 8 berbanding 24. 

     

    EHOME Sapu Bersih Playmakers

    Sementara di saat yang sama, unggulan juara kedua EHOME menjamu Playmakers. Pertandingan pertama berlangsung cepat dan berat sebelah, di mana Lina dan Tiny dari EHOME masing-masing membukukan skor 11/0/4 dan 10/1/11. Troll Warlord Playmakers yang diposisikan di lini atas (safe lane) Dire kewalahan menghadapi duo Phantom Assassin dan Tusk EHOME sehingga tak bisa berkembang. Carry Playmakers yang lain, Ember Spirit, juga menelan kekalahan di tengah. Tak ada harapan bagi Playmakers. 

    Pertandingan kedua juga berlangsung cukup berat sebelah, meski Playmakers sempat melakukan perlawanan. Namun pengalaman dan strategi EHOME masih lebih baik dari mereka dan EHOME pun meraih kemenangan kedua mereka tanpa kesulitan berarti di menit 33. 

     

    (Stefanus/IDGS)


    Sumber: PGL_dota2/Twitch

  • Untuk memberikan komentar anda harus login atau register.
  • Komentar 0

  • idgs radio
  • Social Indogamers