• Indogamers Review: ASUS Zenfone Max Pro M2

    Selasa, 11 Desember 2018 19:55 | Diposting oleh, dejeer | Kategori: Gadget


    Indogamers Review: ASUS Zenfone Max Pro M2

    Solo, mabar, Let’s go!

    ASUS merilis ponsel lini gaming terbaru mereka yaitu Zenfone Max Pro M2 pada hari ini - Selasa, 11 Desember 2018. Zenfone Max Pro M2 digadang bisa memberikan performa lebih baik dari pendahulunya yaitu Zenfone Max Pro M1. Penggunaan System on Chip (SoC) Snapdragon 660 dengan GPU Adreno 512 serta baterai berkapasitas 5000mAh dipastikan mampu memberikan kenyamanan bermain game. Nyaman dan tidak terlalu panas adalah impresi pertama tim Indogamers menggunakan ponsel besutan ASUS ini.

     

    Spesifikasi ASUS Zenfone Max Pro M2

     

    Performa Bermain Games

    Varian Zenfone Max Pro M2 yang dipakai tim Indogamers dalam pengetesan adalah varian 4GB/64GB. Hasilnya bisa dikatakan lebih dari cukup. Ponsel besutan ASUS ini mampu melibas games yang sedang tren saat ini dengan baik. Untuk urusan grafis, berikut 5 games pilihan tim Indogamers;

     

    Pengaturan kualitas terbaik yang masih memberikan kenyamanan bermain.

    Dari segi performa, SoC Snapdragon 660, 4GB RAM , dan baterai berkapasitas 5000mAh tidak ada masalah berarti. Kondisi ponsel pun tergolong adem-adem saja untuk bermain games setengah hingga satu jam pemakaian. Kapasitas baterai yang besar dan support fast charging memang menambah kenyamanan bermain. Pengetesan lebih dari setengah jam bermain PUBG, daya baterai berkurang sekitar 5% - 7%.

    Permasalahan pertama yang tim Indogamers rasakan adalah kesulitan untuk memencet tombol yang terletak di pojok kanan atas layar. Dari segi system, ini bukan kesalahan pada Zenfone Max Pro M2 melainkan support visual mode dari setiap games yang beredar. Dalam pengetesan 5 games di atas, Garena Free Fire sudah oke untuk urusan tersebut.

    Permasalahan kedua terletak di warna yang dihasilkan oversaturated dan warna putih terkesan menguning. Kesan ini sangat terasa saat digunakan untuk bermain Asphalt 9: Legends. Memang, banyak games yang menawarkan pengaturan tampilan warna dan tidak semua gamers memiliki preferensi visual yang sama dengan tim Indogamers. Namun untuk pengaturan dasar/ default, tim Indogamers menganggap hal ini mengurangi kenyamanan bermain.

     

    Performa Pemakaian Sosmed dan Multitasking

    Membahas kemampuan Zenfone Max Pro M2 untuk kebutuhan sosmed dan multitasking, Tim Indogamers merasa sebenarnya tidak ada yang perlu dibahas lagi. Zenfone Max Pro M2 dibekali RAM varian 3, 4, dan 6GB. Varian yang tim Indogamers pakai adalah varian RAM 4 GB. Tidak ada force close/ reload app bahkan ketika sedang bermain games sambil sosmed ria. Sambil chat dengan mantan mungkin? Kamu mau mencoba? Multitask berjalan dengan baik. Dukungan split screen (tergantung app) juga menambah kenyamanan.

     

    Split screen pada Zenfone Max Pro M2.

    Satu-satunya kendala yang ditemukan tim Indogamers adalah screen shaking (getaran layar) yang sangat terasa saat browsing konten teks. Untuk scroll down/ geser ke bawah, masih nyaman-nyaman saja. Namun ketika scroll up/ geser ke atas, screen shaking sangat terasa. Getaran bukan di keseluruhan layar, namun ada pada konten teks. Misalnya saat tim Indogamers coba untuk membaca berita di situs berita online. Getaran teks saat scroll up dirasa membuat kurang nyaman. Selebihnya sih tidak ada kendala lain yang berarti.

     

    Performa Kamera

    Untuk kebutuhan mengabadikan momen, instagram, ataupun hobi, kualitas jepretan dual camera (kamera belakang/ utama) Zenfone Max Pro M2 sudah cukup oke. Tidak bagus banget, tapi juga tidak jelek, cukup. Tidak ada masalah pada kualitas foto di cahaya yang memadai. Selective focus pun oke. Hasil warna yang dihasilkan tergolong natural. Mengabadikan video pun cukup oke. Kamera pada Zenfone Max Pro M2 mampu melakukan video recording hingga 4K UHD. Image stabilization berfungsi dengan baik. Sehingga video yang dihasilkan pun masih oke ketika digunakan kondisi moving/ berjalan.

    Hasil potret dalam ruangan. Dok: deJeer/ IDGS.

    Hasil potret luar ruangan. Dok: deJeer/ IDGS.

    Hasil potret low light luar ruangan. Dok: deJeer/ IDGS.

    Permasalahan muncul ketika sensor auto terasa kesusahan menentukan auto exposure di kondisi backlight/ cahaya kuat di belakang objek. Pada saat kondisi low light/ redup cahaya, terlihat noise meskipun diakali dengan smooth effect otomatis. Solusi untuk hal ini adalah menggunakan mode manual atau flash. Bagi kamu yang sering mengabadikan momen dalam kondisi low light, perlu dipertimbangkan jika ingin membeli ponsel ini. Kecuali jika kamu sudah terbiasa dan nyaman dengan mode manual.

     

    Performa Multimedia

    Kebutuhan memutar musik ataupun video dalam kategori oke-oke saja. Berbeda dengan pengalaman warna saat bermain games, kualitas warna video sangat bervariasi. Hal ini ditentukan oleh proses editing (coloring, grading, rendering) oleh editor video. Tim Indogamers merasa kualitas warna yang dihasilkan untuk menonton video lebih nyaman daripada untuk bermain games -kembali ke preferensi masing-masing user- sih.

    Kualitas speaker dalam kategori OK hanya sampai level volume 70%. Karena lebih dari level tersebut, akan terasa suara yang mulai over dan getaran yang mengurangi kenyamanan. Buat kamu yang suka nonton film atau drama di ponsel, Zenfone Max Pro M2 ini sangat layak untuk dipertimbangkan. Dengan catatan maksimal volume 70% atau menggunakan perangkat audio tambahan seperti headset. Berbicara headset, ponsel ini memakai colokan 3,5 mm combo audio jack. Kamu juga tidak perlu takut layar rusak kepentok kepala kamu saat ketiduran nonton drama di ponsel karena layar Zenfone Max Pro M2 memakai Gorilla Glass 6.

    Kekurangan yang paling tidak membuat nyaman adalah kemampuan layar di outdoor yang terang.

    Kemampuan display di luar ruangan kondisi terang. Dok: deJeer/ IDGS.

     

    Performa Keamanan Kunci

    Metode keamanan kunci Zenfone Max Pro M2 menggunakan; slide, pattern, fingerprint, dan face unlock. Performa fingerprint dan face unlock berjalan sangat baik dan responsif. Tidak ada kendala berarti di sektor keamanan kunci.

     

    Hal Umum Lainnya

    Kapasitas baterai 5000mAh dan support fast charging adalah hal umum pertama untuk pertimbangan. Kamu tidak perlu khawatir kehabisan daya baterai dan durasi isi ulang daya baterai. Zenfone Max Pro M2 diklaim bisa standby mode 4G LTE selama 35 hari.

    Kedua, dari segi desain.  Zenfone Max Pro M2 menggunakan layar 6,3 inch, notch, dan backpanel clear acrylic. Masih oke dan nyaman digenggam. Sayangnya memang bagian belakang ponsel mudah meninggalkan bekas sidik jari. Sehingga perlu adanya alokasi dana case tambahan. Kecuali memang kamu tidak peduli dengan kekuarangan tersebut.

    Ketiga, dari segi gaib. Bukan, bukan alam gaib. Namun status distribusi dan garansi barang. ASUS Zenfone Max Pro M2 rilis secara resmi di Indonesia. Sehingga kamu tidak perlu takut untuk membeli dan jika suatu saat ada kerusakan. Aftersales juga pasti akan lebih baik daripada ponsel gaib di pasaran.

     

    Varian

    ASUS Zenfone Max Pro M2 rilis dalam 3 varian;

    - 3GB/32GB Rp. 2.700.000,-

    - 4GB/64GB Rp. 3.199.000,-

    - 6GB/64GB Rp. 3.699.000,-

     

    Kesimpulan

    ASUS Zenfone Max Pro M2 menawarkan performa yang sudah cukup baik untuk kebutuhan gaming, sosmed, kebutuhan sehari-hari lainnya. Snapdragon 660, kapasitas baterai yang besar dan support fast charging, serta fitur face unlock yang responsif menjadi daya jual ponsel ini.  Jika kamu masih bisa mentolerir kekurangan Zenfone Max Pro M2 versi tim Indogamers, ponsel ini layak dipertimbangkan untuk menggantikan ponsel lama kamu.

    Harga Zenfone Max Pro M2 di perilisan. Dok: Willy Alif/ IDGS.

    Dari segi penilaian keseluruhan vs harga, Zenfone Max Pro M2 4GB RAM 64GB Storage adalah varian best deal. Jika kamu menganggap harga yang ditawarkan masih mahal, kami sarankan untuk tidak membeli varian 3GB/32GB dan lebih baik mencari alternatif ponsel lain. Jika kamu tertarik membeli varian 6GB/64GB, tim Indogamers menilai varian itu overpriced. Kecuali mengubah storage 64GB menjadi 128GB, Rp. 3.699.000,- bandrol tidak worth it. Terlebih hanya untuk mendapatkan wasted RAM/ ram yang tidak terpakai –karena 4GB saja sudah cukup. (deJeer/IDGS)

  • Untuk memberikan komentar anda harus login atau register.
  • Komentar 0

  • idgs radio
  • Social Indogamers