• Petualangan Seru Menanti Kita di Booth Artoncode dan Vandaria Indonesia Game Show 2014

    Jumat, 15 Agustus 2014 09:18 | Diposting oleh, afgan | Kategori: Events


    Studio game Artoncode Indonesia kembali bepartisipasi di Indonesia Game Show 2014. Di booth nomor 53-54, Artoncode akan menghadirkan dua IP unggulannya tahun ini: Vandaria dan Harmoni. Temukan sebuah kedai bergaya medieval di tengah Cendrawasih Hall, JCC, dan itulah booth Artoncode dan Vandaria. 

    Petualangan Seru Menanti Kita di Booth Artoncode dan Vandaria  Indonesia Game Show 2014

     

    Kedai ini berasal dari dunia Vandaria, tepatnya kota Porzar yang menjadi latar pembuka novel Winterflame. Salah satu tokoh Winterflame, Sasha, terjerumus dalam pencarian Winterflame akibat informasi yang diperolehnya dari kedai ini.

    Di kedai ini kita akan mendapatkan 7 petualangan seru yang tidak ada di booth lain.

     

    1. Trailer Winterflame

    Winterflame sendiri adalah senjata legendaris yang terbuat dari tulang naga, dibuat oleh manusia dan frameless untuk melawan kaum naga. Apa yang terjadi sesudahnya? Temukan hal itu di trailer lengkap Winterflame yang ada di booth Artoncode dan Vandaria.

    Teaser Trailer Winterflame versi lengkapnya akan tayang untuk pertama kali di IGS 2014

     

    2. Novel Winterflame (terbit Oktober 2014)

    Di kedai ini kita bisa melihat novel Winterflame yang sudah digarap sejak setahun lalu. Trio pencuri Rhys, Sasha, dan Algisarra terseret dalam petualangan dan konflik dua negara yang memperebutkan Winterflame. Novel Winterflame ini mempunyai peta yang detail dan indah, ilustrasi yang sangat menggugah imajinasi, dan karakter-karakter yang hidup dan terasa sedekat teman-temanmu sendiri.

    Cerita di novel Winterflame memang tuntas, tapi berhubungan dengan cerita di mobile game-nya.

     

    3. Mobile Game Winterflame (rilis awal 2015)

    Prototype mobile game Winterflame bisa dicoba di booth Artoncode dan Vandaria.

    Sementara novel Winterflame bercerita tentang pengambilan Winterflame setelah ribuan tahun disegel, mobile game Winterflame bercerita tentang asal-usul Winterflame. Tokoh utama mobile game Winterflame adalah Lev, seorang anak yang menjelajahi tempat-tempat magis demi mencari sahabatnya. Dalam perjalanan, dia belajar menyihir, mengungkap asal-usul Winterflame, dan berhadapan dengan arwah pemegang pertama Winterflame.

    Artoncode akan meluncurkan crowdfunding game ini di kickstarter.com pada akhir 2014. Tujuan utama Artoncode adalah mempelajari proses mengembangkan game berkualitas, mengumpulkan opini publik tentang game ini, dan melakukan promosi.

     

    Artoncode bertekad mengedepankan kualitas dalam mengembangkan game ini, setidaknya dari 4 sisi berikut ini.

    1. Genre yang dipilih adalah puzzle adventure karena dapat mengekspos kualitas--baik dari segi art, story, maupun mekanik.
    2. Art game ini akan menghadirkan visualisasi Vandaria secara utuh untuk pertama kali, dengan desain-desain lingkungan yang sangat fantasi.
    3. Mekanik game ini unik karena belum ada physics-based puzzle game tentang sihir. Lev akan mempelajari sihir untuk mengendalikan elemen-elemen alam, lalu menggunakannya untuk memecahkan puzzle yang menghalangi jalannya.
    4. Story game ini mengangkat dua hal.Pertama adalah tentang persahabatan dua orang dari ras yang berbeda: mereka bersedia bersusah-payah demi satu sama lain, mereka juga tetap saling percaya, walaupun berbagai macam hal mengerikan sudah terjadi dan biasanya orang-orang sudah menyerah apabila mengalami hal itu. 

    Kedua adalah tentang keabadian: hal ini tidak bisa kami ungkapkan sekarang karena kamu harus menikmat petunjuk-petunjuknya saat memainkan game ini nanti.

     

    4. Live Quest bersama Cosplayer Cantik (Sabtu dan Minggu, 14.00-19.00 WIB)

     Pada hari Sabtu dan Minggu, kedai akan dijaga oleh Sasha, tokoh pencuri cantik dari Winterflame, sendiri. Sasha diperankan oleh cosplayer Yukitora Keiji [https://www.facebook.com/Yukitoraofficialcoser ]. Yuki adalah cosplayer muda dengan banyak prestasi, termasuk menjadi wakil Indonesia untuk Tokyo Game Show Cosplay Project 2014.

     

    Sasha akan memberikan Live Quest kepada pengunjung. Quest ini berupa misi pencarian harta incaran Sasha di sebuah ruangan gelap. Kita harus melacak beberapa petunjuk yang mengantar kita kepada harta yang dimaksud dalam waktu 5 menit saja. Apabila kita berhasil mendapatkannya, kita akan memenangkan hati Sasha dan merchandise khusus.

     

    5. Vandaria Arkana dan Puzzle Winterflame

    Jangan khawatir kita akan bosan menunggu antrean quest. Ada cardgame Vandaria Arkana dan puzzle Winterflame yang bisa kita mainkan bersama teman-teman di booth. Kita dapat mencoba ekspansi Vandaria Arkana. Apabila kita melengkapi puzzle Winterflame, kita akan mengungkap karakter-karakter Winterflame.

     

    6. Jumpa Tim Vandaria dan Artoncode

     Indonesia Game Show ini juga kesempatan istimewa bagi kita untuk bertemu dengan Tim Vandaria. Ada Ami Raditya (kreator Vandaria) dan Hans J. Gumulia (penulis Trilogi Elir) dari Surabaya, juga Rama Indra dan Yohan Power (ilustrator) dari Bandung. Dari Jakarta tentu saja ada Fachrul R.U.N. (penulis Hailstorm dan Redfang).

    Selain dengan Tim Vandaria, kita juga bisa bertemu Tim Artoncode yang mengembangkan mobile game Vandaria. Kalau kita penasaran dengan game ini, kita bisa bertanya langsung kepada orang-orang di baliknya.

     

    7. Harmoni Karaoke

    Biasanya di kedai kita juga bisa bernyanyi. Di kedai Artoncode juga dipamerkan sebuah aplikasi bernyanyi, yaitu Harmoni Karaoke. Semula aplikasi ini bernama Melodi dan sudah diluncurkan akhir tahun lalu. Melodi ditarik pada Maret lalu dan bulan ini kembali di Google Play dan Apple Store dengan nama baru: Harmoni.

    Di dunia Harmoni, binatang dan tumbuhan suka bernyanyi. Mereka mengajak anak-anak kita turut menyanyikan lagu-lagu kesukaan mereka. Anak-anak bisa memilih bernyanyi bersama animasi karakter binatang lucu, atau membuat rekaman video nyanyian mereka sendiri lalu membagikannya ke media sosial.

    Sebagian anak mungkin lebih familier dengan lagu anak-anak bahasa Inggris daripada lagu anak-anak bahasa Indonesia. Jadi sekarang di dunia Harmoni juga ada lagu-lagu bahasa Inggris.

    Bersama Harmoni, kita bisa mengajak anak-anak bernyanyi saat menghabiskan waktu bersamanya. Semoga dengan demikian keceriaan anak-anak bersama kita terekam bersama lagu-lagu Harmoni.

     

    (Afg)

  • Untuk memberikan komentar anda harus login atau register.
  • Komentar 0

  • idgs radio
  • Social Indogamers